Home Loker Luar Negeri Rusia Ukraina, Andrzej Duda Berperndapat Ukraina Harus Memutuskan Masa Depannya Sendiri

Rusia Ukraina, Andrzej Duda Berperndapat Ukraina Harus Memutuskan Masa Depannya Sendiri

Rusia Ukraina Saat ini, Presiden Polandia Andrzej Duda Berperndapat Ukraina Harus Memutuskan Masa Depannya Sendiri

SHARE
Rusia Ukraina, Andrzej Duda Berperndapat Ukraina Harus Memutuskan Masa Depannya Sendiri

Keterangan Gambar : Rusia Ukraina Saat ini, Presiden Polandia Andrzej Duda Berperndapat Ukraina Harus Memutuskan Masa Depannya Sendiri

FocusNEWSDilansir dari Reutes.com, Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan kepada parlemen Ukraina bahwa hanya parlemen Ukraina sendiri yang berhak untuk memutuskan masa depannya. kata presiden Polandia itu kepada anggota parlemen di Kyiv, saat ia menjadi pemimpin asing pertama yang memberikan pidato secara langsung di parlemen Ukraina sejak invasi. Ukraina mengesampingkan gecatan senjata atau konsesi ke Moskow sementara Rusia Mengtensifkan serangan ke wilayah Donbas Timur.

Beberapa kejadian yang ada saat ini :

  1. Kementrian pertahanan Rusia mengatakan kepada pasukannya untuk menggempur pasukan Ukraina dengan beberapa serangan udara dan artileri di Timur dan Selatan. Ini bertujuan untuk menargetkan pusat komando, pasukan, dan guadang senjata yang ada disana.

 

  1. Juru bicara kementerian pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan rudal yang diluncurkan dari udara menghantam tiga titik komando, 13 daerah tempat pasukan dan peralatan militer Ukraina berkumpul, serta empat gudang amunisi di Donbas. Dia mengatakan bahwa di wilayah selatan Mykolaiv, roket Rusia menghantam sistem anti-drone bergerak di dekat pemukiman Hannivka.

 

  1. Oleg Sinegubov, gubernur wilayah Kharkiv, mengatakan dalam sebuah posting media sosial bahwa 11 orang terluka akibat penembakan Rusia secara terpisah di seluruh wilayah dalam 24 jam terakhir.

 

  1. Gazprom Rusia menghentikan ekspor gas ke negara tetangga Finlandia, operator sistem gas Finlandia mengatakan pada hari Sabtu, eskalasi terbaru dari perselisihan pembayaran energi dengan negara-negara Barat.

 

  1. Zelenskiy mengatakan dia telah berbicara dengan Perdana Menteri Italia Mario Draghi dan menekankan pentingnya lebih banyak sanksi terhadap Rusia dan membuka blokir pelabuhan Ukraina.

 

  1. Semua kejadian tidak bisa terverivikasi laporan secara independen, dikutip dari Reuters.com

 

Berikut beberapa kejadian terkini yang sedang terjadi antara Rusia – Ukraina. (AFF)